Taklukkan Diri Sendiri, Sebelum Menaklukkan Dunia

Taklukkan Diri Sendiri, Sebelum Menaklukkan Dunia


Banyak orang diluar sana yang mempunyai motivasi untuk merubah dunia, menyelamatkan dunia dari tangan orang – orang jahat, membuat dunia ini menjadi lebih aman dan nyaman untuk umat manusia. Anda mungki juga satu dari sekian banyak orang yang mempunyai keinginan seperti itu. Anda selalu geram melihat berita tentang kondisi dunia sekarang, peperangan dan penindasan kian diproklamirkan, rakyat lemah akan selalu dibodohi dan para penguasa akan dengan mudah memperbesar kekuasaannya. Jika anda memiliki gejolak untuk menjadi perubah dunia suatu saat nanti, tentu itu adalah jalan yang tepat sebagai tujuan hidup.

“Saya punya mimpi untuk merubah dunia, menyelamatkan umat manusia dari tangan orang-orang yang hanya mementingkan diri sendiri. Tapi saya tidak bisa melakukan apa-apa, saya bukan siapa-siapa. Iam No One”. Seringkali kata tersebut terlintas dipikiran kita, seolah kita tidak punya kemampuan untuk melakukan sesuatu yang dapat membuat dunia terkejut. Maka adalah sebuah kewajaran jika pesimisme itu muncul. Sudah selayaknya kita sebagai manusia biasa meragukan kemampuan yang belum kita miliki seutuhnya. Maka di artikel ini saya ingin berbagi pelajaran untuk merubah diri sendiri sebelum menaklukkan dunia. 

1. Apa Yang Anda Lakukan Ketika Tidak Ada Yang Melihat?

Pertanyaan umum namun sering diabaikan. Ketika tidak ada yang menyaksikan suatu usaha anda, itu adalah kesempatan untuk terus tumbuh dalam berkarya. Ketika orang lain sedang sibuk dengan dunia nya, itulah waktu anda untuk menjalani proses perubahan. Jangan pernah pamerkan proses yang anda lakukan untuk sebuah tujuan yang akan membuat dunia terkejut. Orang-orang yang akan melihat kesuksesan anda tidak peduli dengan proses dan usaha yang sudah dilakukan. Hanya diri anda sendiri yang merasakan jatuh bangun dalam menggapai tujuan tersebut. Maka berhentilah berpikir untuk menampilkan proses nya, kejutkan dunia dengan hasil yang menakjubkan. What do you do when no one is warching?

2. Lawan Terberat Adalah Diri Sendiri

Taklukkan Diri Sendiri, Sebelum Menaklukkan Dunia


Sebelum memutuskan untuk membuat suatu karya, anda pasti akan menimbang persaingan pasar. Anda terus mencari bagaimana peluang untuk sukses dalam karya yang akan dibuat itu. Saya harus katakanan bahwa itu adalah langkah yang keliru. Saingan terbesar bukanlah kompetitor  dalam bidang tersebut, saingan anda bukanlah orang sukses yang sudah diakui publik, saingan terbesar adalah diri anda sendiri. Bagaimana anda akan menyakinkan diri untuk tujuan dari usaha itu, bagaimana anda harus bertengkar dengan kepuasan sesaat dan anda harus yakinkan diri bahwa usaha itu akan membuahkan hasil yang memukau. Jika langkah itu yang anda pilih, bukanlah sebuah keajaiban jika suatu saat tepuk tangan akan menggantikan cemoohan yang pernah anda terima.


3. Berhenti menganggap diri anda sebagai pemalas 

Taklukkan Diri Sendiri, Sebelum Menaklukkan Dunia

Hambatan terbesar dalam berkarya adalah rasa malas. Banyak dari kita yang menunda-nunda suatu pekerjaan dan menganggap itu mudah untuk diselesaikan.  Tanpa disadari itulah masalah yang menyebabkan rasa malas menghampiri. Perlahan hal tersebut akan semakin melekat pada diri kita dan akhirnya muncul anggapan “saya adalah pemalas dan tidak mungkin menjadi orang yang berhasil”. Bagi anda yang mempunyai mimpi untuk berubah, singkirkan kalimat itu dari dalam fikiran anda. Mulailah yakinkan diri untuk bisa menjadi orang yang rajin, berusaha sekuat tenaga untuk membuang rasa mala situ. Lakukan itu secara perlahan bukan dengan paksaan. Dan hindarilah rasa rajin sesaat, itu akan timbul rasa semangat di awal dan perlahan akan memudar dan pada akhirnya rasa malas itu kembali datang.

Satu hal yang harus saya katakan ketika anda melakuan sesuatu sendirian, ketika tidak ada orang yang melihat, ketika anda akan meraih medali kesuksesan dari kegelapan. Berhentilah menganggap cemoohan orang lain sebagai hinaan, tanggapi itu sebagai sebuah keperdulian. Jangan pernah mengukur kemampuan anda dengan orang lain. Jika anda sudah melakukan sebuah proses yang besar, kerja keras luar biasa yang membuat anda terjatuh dan mampu bangkit lagi. Itulah saatnya membuat dunia terkejut karena usaha dan proses yang anda lalui tidak pernah ada yang melihat.


Teuku Arif

Hello! Welcome to the guiding wind blog. Find interesting places or tips to add to your travel experience.

2 Komentar

  1. vini vidi vici
    tapi tetap harus sadar pada kemampuan diri

    BalasHapus
  2. Absolutely. terimakasih sudah menanggapinya.

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama